Ribuan Guru Kalteng "Melek" Digital: 17.000+ Sertifikat Lahir dari Program Huma Betang!

Feb 12 / ABT Learning Team

Siapa bilang guru di daerah tertinggal soal teknologi? Data terbaru dari Kalimantan Tengah membuktikan sebaliknya.

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah telah mencatat sejarah manis melalui program unggulannya, Pelatihan Guru Huma Betang. Program yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pendidik ini tidak hanya sekadar berjalan, tetapi meledak dengan antusiasme yang luar biasa dari para "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" di Bumi Tambun Bungai.Berikut adalah rekapitulasi pencapaian yang membanggakan dari program ini per Agustus 2025:

1. Melampaui Target: 6.000+ Guru Bergabung

Awalnya, program ini menargetkan partisipasi 5.000 guru. Namun, realitanya sebanyak 6.026 peserta aktif telah terdaftar dan mengakses Learning Management System (LMS).

Angka ini bukan sekadar statistik pendaftaran. Ini adalah bukti nyata bahwa ribuan guru di Kalimantan Tengah memiliki dahaga yang tinggi akan ilmu baru. Mereka siap beradaptasi, siap belajar, dan siap membawa perubahan di ruang-ruang kelas mereka.

2. Produktivitas Tinggi: 17.251 Sertifikat Diterbitkan

Jika satu guru memegang satu sertifikat saja sudah bagus, bagaimana dengan belasan ribu?

Secara kumulatif, program ini telah menerbitkan 17.251 sertifikat pelatihan. Angka fantastis ini menunjukkan bahwa para peserta tidak hanya "mampir" untuk melihat-lihat, tetapi benar-benar menuntaskan modul pembelajaran hingga lulus ujian kompetensi.

Tingkat kelulusan dan pemahaman materi pun sangat tinggi, dengan rata-rata skor peserta mencapai 81,56% di seluruh modul. Ini membuktikan bahwa materi yang disajikan tidak hanya relevan, tetapi juga "dikunyah" dengan baik oleh para peserta.

3. "The High Achievers": 3 Sertifikat dalam 3 Bulan

Ada fakta menarik dari data statistik yang dirilis. Sebanyak 4.519 peserta berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan memperoleh rata-rata 3 sertifikat hanya dalam 3 bulan pertama program berjalan.

Bayangkan, di tengah kesibukan mengajar dan administrasi sekolah, ribuan guru ini menyempatkan diri untuk menyelesaikan setidaknya satu modul setiap bulannya. Ini adalah bentuk dedikasi waktu dan tenaga yang patut diacungi jempol.

Apa yang Mereka Pelajari?

Terdapat 24 modul yang tersedia untuk guru mata pelajaran, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, sampai tenaga kependidikan. Program Guru Huma Betang tidak menyajikan materi "jadul". Justru, modul-modul yang paling diminati adalah yang berbau teknologi masa depan, antara lain:
-   AI dalam Media Pembelajaran (Paling diminati dengan 2.546
    pendaftar).

-   Pembelajaran Adaptive dengan Augmented Reality (AR).

-   Pemanfaatan AI dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Ini menunjukkan pergeseran mindset yang signifikan. Guru-guru Kalteng kini sedang bersiap menyongsong era pendidikan berbasis teknologi 5.0.

Adapun modul yang dapat diakses untuk seluruh warga sekolah termasuk Tenaga Kependidikan yaitu “Conversational Intelligence: Meningkatkan Kecerdasan Berkomunikasi untuk Pemimpin dan Guru di Sekolah”.

Masa Depan Cerah Pendidikan Kalteng

Kesuksesan Pelatihan Guru Huma Betang adalah sinyal positif bahwa pemerataan kualitas pendidikan bukan lagi sekadar wacana. Melalui platform digital yang fleksibel, ribuan guru kini memiliki akses setara terhadap materi pelatihan berkualitas tinggi.

Bagi Bapak/Ibu Guru yang sudah bergabung, akses LMS masih terbuka lebar hingga 31 Mei 2026. Jangan biarkan semangat ini padam. Mari terus belajar, terus berkarya, dan jadikan pendidikan Kalimantan Tengah barometer kemajuan di Indonesia!

Maju Terus Guru Huma Betang!